Cari Tempat Berlatih BJJ Jakarta Selatan yang Oke?

Cari Tempat Berlatih BJJ Jakarta Selatan yang Oke?

Cari Tempat Berlatih BJJ Jakarta Selatan yang Oke?
Cari Tempat Berlatih BJJ Jakarta Selatan yang Oke

Cari Tempat Berlatih BJJ Jakarta Selatan yang Oke? – Jika kamu peminat olahraga beladiri BJJ Jakarta dan ingin mencari informasi tempat latihan dan pelatih BJJ Jakarta Selatan yang paling oke, silakan baca artikel berikut.

Coach Yuri Amadin sudah berkecimpung di industri pelatihan olahraga beladiri, sejak lebih dari 2 dekade silam. Sebagai penyandang sabuk coklat BJJ dan memberikan pelatihan BJJ Jakarta, Coach Yuri juga merupakan ahli dan memberikan pelatihan di olahraga beladiri kickboxing, Jeet Kune Do (JKD), Kali, dan Tae Kwon Do.

Diluar aktivitasnya sebagai pelatih di gym BJJ Jakarta Selatan Kemang, ia juga merupakan tim pelatih utama dari para atlit Jiu jitsu yang tergabung didalam timnas Indonesia dibawah naungan salah satu organisasi BJJ dunia, JJAU yang lebih memfokuskan beladiri Jiu jitsu pada aspek pertarungan tanah atau Newaza. Adapun peraturan-peraturan yang diterapkan di kompetisi Newaza tersebut sangat mirip dengan peraturan dari kompetisi BJJ.

Dalam memperdalam ilmu beladiri BJJ, Coach Yuri telah menimba ilmu di berbagai belahan dunia dengan banyak guru berbeda. Alhasil, wawasannya yang luas tentang seni beladiri BJJ, menjadikannya seorang pelatih BJJ Jakarta yang mumpuni.

Perjalanan BJJ pertamanya dimulai dengan berlatih bersama Claudio Franca di akademinya pada tahun 1997, selama lebih dari 2 tahun. Latihannya pun terpaksa pindah ke akademi BJJ milik Cassio Werneck, karena ia harus berpindah ke Sacramento. Selang 1 tahun kemudian, ia berpindah ke Australia dan berlatih di akademi Machado Jiujitsu, dibawah kepelatihan John Will. Disinilah ia berhasil meraih sabuk biru BJJ nya.

Sepulangnya ke Indonesia, ia pun masih terus aktif berlatih BJJ dibawah pelatihan Prof Niko Han, yang juga didampingi salah satu fighter MMA terkemuka Indonesia, Fransino Tirta sebagai partner latihan rutinnya.

Walaupun sudah tinggal di Indonesia, ia pun tetap aktif berlatih dengan para pelatih BJJ luar negeri, dimana salah satunya adalah Rodney King. King lah yang pada akhirnya menyatakan, kalau Coach Yuri layak dipromosikan ke sabuk ungu. Pelatihan dibawah King terus berlanjut, hingga pelatih luar negeri nya ini memberikannya sabuk coklat.

Terakhir, ia bernaung dibawah organisasi Combat Base, milik Prof Chris Hauter, yang juga merupakan partner latihan dari keluarga Machado, Prof Rigan Machado. Pelatihannya bersama Chris pun masih terus berlanjut hingga kini.

Untuk melengkapi dirinya, Coach Yuri juga berlatih beladiri stand up seperti boxing dan Jeet Kune Do. Ia berlatih boxing di akademi Crazy Monkey, dan juga sempat dipercaya sebagai pelatih pro disana selama 10 tahun. Sedangkan ilmu Jeet Kune Do didapatnya dari pelatih bernama Burton Richardson selama 7 tahun.

Pada olahraga beladiri Tae Kwon Do, Coach Yuri pun tercatat sebagai penyandang sabuk hitam dan pernah berlatih dibawah asuhan Sabam Anton Kamadjaja, seorang pelatih tim Olimpiade Tae Kwon Do Indonesia tahun 1992.

Melihat biografinya tersebut, tak heran jika Coach Yuri menjadi pelatih BJJ Jakarta, khususnya Jakarta Selatan yang diminati. Saat ini ia aktif, mengajar di akademi beladirinya termasuk BJJ di Kemang, Jakarta Selatan.